Tahun 2022 adalah tahun yang monumental bagi Will Mara. Sejak artis tersebut memulai karirnya sebagai solois dengan mini album atau extended playlist (EP) pertamanya yang berjudul The Melting Love pada tahun 2021, Will semakin memantapkan tekadnya untuk membuat eksistensi yang impresif di kancah musik Indonesia. Tak hanya itu, Will semakin bersemangat untuk memperluas cakrawala bermusiknya yang ditandai dengan perilisan lagu solo pertamanya tahun ini: “Movie Night”.

Berbeda dengan warna musik alternatif pop dan R&B yang ia eksplorasi dalam EP pertamanya, “Movie Night” menjadi alat Will untuk mengubah suara yang lebih bebas dan ceria tanpa mengurangi identitasnya sebagai pencipta lagu dengan perspektif naratif yang cenderung ke menjadi tunggal. Digambarkan sebagai mahakarya musik pop indie dengan penggabungan elemen pop alternatif dan synth-pop, “Movie Night” menceritakan kisah bagaimana romansa muda dalam kehidupan nyata bisa terasa lebih indah daripada romansa yang Will lihat di layar lebar.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by will?mara (@willmara__)

Will belajar bahwa pada akhirnya, musik memiliki kekuatan untuk merayakan momen-momen sederhana terlepas dari apa yang akan terjadi di masa depan. “Terus terang aja, gue udah bosan bersedih terlalu lama” ujar pemuda berusia 25 tahun ini acuh namun bijak. “Ketika gue bersama seseorang yang gue sayang, entah berapa lama waktu yang kita habiskan bersama, gue membayangkan lagu kayak ‘Movie Night’ yang bikin momen yang paling boring sekalipun menjadi sesuatu yang bakal gue terus rayakan. Selain itu, gue rasa perspektif kita sendiri yang menentukan momen apa yang kita anggap sebagai ‘istimewa’. Kalo menurut lo sesuatu yang sangat simple kayak a date night in the movies udah spektakuler banget, kenapa enggak? Gue rasa anak-anak twenty something di luar sana bisa relate sama lagu ini.”

Jangan Lupa Baca Juga : Oktaf Kanis Kembali Rilis Single Berjudul “My Radio”

Selain menjadi dokumentasi sebuah kenangan, Will juga menobatkan “Movie Night” sebagai lagu pembuka album full-length pertamanya tahun ini. Jika Will menyebut The Melting Love sebagai “interpretasi mimpi”, maka Will menyebut “Movie Night” dan album penuh debutnya sebagai “interpretasi Jati Diri”. “Gue menilai ‘Movie Night’ adalah lagu yang paling pas untuk memperkenalkan secercah warna asli gue – baik sebagai seorang musisi maupun sebagai seorang pribadi. The truth is gue sangat menyukai segala sesuatu yang kebanyakan orang mungkin anggap sebagai ‘corny’ atau ‘cheesy’ atau semacamnya. Basically ‘Movie Night’ adalah cara gue merengkuh sisi corny gue,” lanjut Will sambil tertawa. “Plus, gue juga belajar bahwa gue harus berterus terang dalam setiap karya gue.”

Jangan Lupa Baca Juga :  Zufari, Mendebat Nurani Dalam Enigma Percintaan

Dan, melalui lagu ini dan album debutnya, Will berusaha menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya dengan jujur ​​dan bebas dari segala bentuk keraguan. “Tahun ini gue merasa semakin mantap buat lanjut berkarya dengan sepenuhnya mengikuti hati dan naluri gue. Gue semakin memahami dunia di mana gue bernaung sekarang dan tujuan gue sebagai seorang musisi. Last but not the least, gue berharap tahun 2022 ini bisa menjadi momen ketika semua orang bisa menyaksikan seluruh sisi dari seorang Will Mara – sisi yang romantis dan sisi yang mungkin sedikit complicated,” pungkas Will.

“Movie Night” bisa didengarkan di semua streaming digital platforms(SDPs) seperti Spotify, Apple Music, JOOX dan Resso. “Movie Night” dirilis di bawah naungan Mara Records: record label independen milik solois, penulis lagu dan produser Will Mara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.