Masa remaja sering dianggap sebagai fase hidup yang penuh dengan misteri dan ketidakpastian. Remaja, dalam pencarian jati diri mereka, kerap kali terjebak dalam kebingungan, kecemasan, dan keragu-raguan tentang masa depan. Perasaan campur aduk ini diolah secara kreatif oleh HTONE dalam single terbaru mereka yang berjudul “Pura-Pura”. Lagu ini merupakan pembuka bagi HTONE di tahun 2024, setelah sebelumnya mereka merilis debut single berjudul “Satu-Satunya”.

Jangan Lupa Baca Juga : Thee Marloes Membawa Nuansa Soul dari Surabaya ke Panggung Musik Dunia

“Pura-Pura” adalah lagu Pop Idol yang menggambarkan dinamika cinta dalam persahabatan kelompok remaja. Meskipun lagunya sedih, ia dikemas dalam aransemen drum upbeat dan melodi ceria yang diperkaya dengan synthesizer yang tebal, mengingatkan kita pada musik era girlband mainstream populer di tahun 2010-an.

Menurut HTONE, “Pura-Pura” adalah pengingat bahwa tidak semua orang memiliki keberanian untuk menyatakan perasaan mereka. Risiko yang ada membuat mereka memilih untuk hidup dalam ilusi kenyamanan, berpura-pura bahwa semuanya akan baik-baik saja jika mereka tidak mengambil tindakan. “Cinta itu tidak perlu disembunyikan dengan pura-puraan. Ketika seseorang jatuh cinta, rasa itu seharusnya diungkapkan dengan tulus,” ujar para personil HTONE.

Sebagai grup idol yang mengusung genre Pop Idol, komposisi musik “Pura-Pura” disusun sesuai dengan konsep musik HTONE yang sudah dikenal sebelumnya. HTONE kembali bekerja sama dengan Satriagung Caesar Wijaya sebagai komposer dan produser, yang sebelumnya terlibat dalam produksi debut single mereka, “Satu-Satunya”, bersama Alia Sabilla sebagai penulis lirik dan Masdito Bachtiar sebagai audio engineer.

“Untuk aransemen, kami merujuk pada girl group populer di awal 2000-an seperti Cherrybelle, Princess, dan SuperGirlies, dengan sentuhan dari karya-karya AKB48 dan inspirasi dari Korea seperti CSR, Dreamcatcher, dan IU. Liriknya menggunakan bahasa percakapan remaja yang introvert dan penakut, namun penuh harapan,” jelas Satria, produser HTONE.

Lagu “Pura-Pura” menggambarkan sosok gadis introvert namun penuh harapan dan impian. Pesan utamanya adalah bahwa lagu ini diharapkan bisa meresonansi dengan banyak orang yang mengalami hal serupa dalam kehidupan mereka. Proses pengerjaan lagu ini memakan waktu kurang lebih tiga bulan, mulai dari penulisan lagu, aransemen, rekaman, hingga mixing-mastering. Meski masih dalam genre Pop Idol, HTONE ingin single kedua ini terdengar lebih fresh dan dinamis.

Di tahun 2024, HTONE berkomitmen untuk lebih aktif merilis karya original dan berkolaborasi dengan musisi lain di Surabaya maupun Indonesia. Mereka siap melangkah keluar dari zona nyaman dan memasuki pasar yang lebih menantang. Sejumlah proyek dan back catalog sudah dipersiapkan untuk menyambut debut EP mereka yang akan datang.

“Melalui perilisan single ini, kami ingin menjangkau lebih banyak orang di industri musik nasional. Selanjutnya, kami akan merilis video musik dan melakukan tur promosi,” tutup para personil HTONE.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.